Pembinaan Berbuah Produk Unggulan


PROBOLINGGO – Produksi tempe menjadi salah satu kegiatan pembinaan ketahanan pangan di Lapas Probolinggo yang melibatkan warga binaan. Tempe diproduksi menggunakan kedelai murni tanpa campuran dan dipasarkan kepada masyarakat umum. Rabu (28/10).


Kepala Lapas Probolinggo, Muhammad Bayu, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan. “Melalui produksi tempe ini, kami berharap warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat, meningkatkan kemandirian, serta memiliki bekal untuk mengembangkan usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan keterampilan dalam produksi pangan yang bernilai ekonomi. Selain menjadi sarana pembinaan, produksi tempe juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Posting Komentar untuk "Pembinaan Berbuah Produk Unggulan"