PROBOLINGGO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Probolinggo terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. Melalui pembinaan kemandirian yang produktif, pihak Lapas terus gencar mengelola budidaya ikan lele secara internal. Selasa (07/07).
Memanfaatkan area yang tersedia, Lapas Probolinggo menyulapnya menjadi kolam-kolam budidaya ikan yang produktif. Saat ini, terdapat komoditas utama yang dikembangkan yaitu ikan lele karena masa panen yang relatif cepat dan perawatan yang efisien.
Kepala Lapas Probolinggo, Bayu Muhammad menyatakan bahwa seluruh proses dalam program ini melibatkan warga binaan secara langsung di bawah pengawasan ketat petugas pembinaan kemandirian.
"Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan jeruji besi bukan halangan untuk tetap produktif. Hasil dari budidaya lele ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas, dan jika produksinya surplus, akan kami pasarkan ke luar," ujarnya.
Melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan ini, Lapas Probolinggo berharap dapat terus mencetak sumber daya manusia yang terampil sekaligus mewujudkan Lapas yang mandiri dan berdampak positif bagi ketahanan pangan daerah.

Posting Komentar untuk "Pembinaan Kemandirian Yang Produktif"