Wujud kepedulian sosial, Lapas Probolinggo Gelar Baksos bagi Keluarga Warga Binaan Implementasi Program Menteri Imipas


 PROBOLINGGO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Probolinggo menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan humanis tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga kepada keluarga mereka. Hal ini diwujudkan melalui aksi Bakti Sosial (Baksos) berupa pembagian bingkisan kasih yang dilaksanakan di lingkungan Lapas pada Kamis (11/06).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak pemasyarakatan dengan keluarga warga binaan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran struktural Lapas Probolinggo kepada perwakilan keluarga yang hadir.


Dalam sambutannya, Kalapas, Bayu Muhammad menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk empati terhadap kondisi sosial keluarga yang mendampingi warga binaan selama masa proses pembinaan.

 "Ini adalah wujud nyata kepedulian dan kehadiran Lapas Probolinggo bagi lingkungan sekitar, khususnya keluarga warga binaan," ujar Kalapas.

Beliau juga menekankan bahwa ketulusan adalah inti dari kegiatan ini. Pihak Lapas berharap bingkisan yang diberikan dapat diterima dengan tangan terbuka dan hati yang ikhlas. Lapas Probolinggo menyadari bahwa dukungan moral jauh lebih berharga. Meski bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok, pesan yang ingin disampaikan jauh lebih mendalam.


Di akhir sambutan, ditekankan bahwa peran keluarga merupakan faktor krusial dalam keberhasilan program pembinaan. Dukungan keluarga di rumah menjadi motivasi terbesar bagi warga binaan untuk bertobat dan memperbaiki diri.

Diharapkan, melalui ikatan kebaikan ini, hubungan antara Lapas dan masyarakat terus terjalin kuat. Dengan begitu, peran keluarga sebagai pendukung utama perubahan bagi warga binaan dapat semakin kokoh, menuntun mereka menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.








Posting Komentar untuk "Wujud kepedulian sosial, Lapas Probolinggo Gelar Baksos bagi Keluarga Warga Binaan Implementasi Program Menteri Imipas"